Home > Perkuliahan > Web Server / FTP Server / DNS Server / DHCP Server

Web Server / FTP Server / DNS Server / DHCP Server

Web Server

Web Server : sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

  • Port : 80, 8080
  • Digunakan untuk penyedia layanan
  • Protokolnya HTTP
  • Contoh Aplikasi : Apache, Glassfish, IIS

FTP Server

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

  • Port : 20 = untuk komen
  • Port : 21 = Menerima Data
  • Digunakan untuk transfer file
  • Contoh Aplikasi : default

DNS Server


DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

  • Port : 53
  • Digunakan untuk penerjemah IP address menjadi nama dan kebalikannya
  • Contoh Aplikasi : Dual Server

DHCP Server


Dynamic Host Configuration Protocol (DCHP) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

Konfigurasi DHCP Server Pada Windows 2003 Server

  1. Langkah pertama, Masukan CD Windows 2003 server. Kemudian pilih Start – Control panel – add or remove program
  2. Langkah kedua, setalah melakukan langkah pertama akan muncul tampilan dari menu add or remove program disana akan tampak pada bagian kiri pilih menu paling bawah yaitu “add or remove windows component”
  3. Langkah ketiga, Tidak lama setelah memilih menu add or remove windows component akan muncul tampilan daftar paket/component. Disini cari Networking service jangan berikan centang dulu pilih detail, didalam detail cari paketDHCP baru berikan tanda centang kemudian OK dan next
  4. Langkah Keempat, Klik Start menu pilih Manage Your Server didalam tampilan disana ada DHCP yang tadi diinstal. Pada bagia DHCP pilih Manage this DHCP server.
  5. Langkah keenam, tampilan dari DHCP muncul pilih DHCP klik kanan pilih New Scope. Muncul tampilan wizard, klik next
  6. Langkah Ketujuh, Hanya memberikan nama dan organisasi
  7. Langkah Kedelapan, Pengisian IP yang akan digunakan pada client, isi dengan teliti setelah diisi klik next. Contoh :

· Start IP Address : 192.168.123.18
· End IP Address : 192.168.123.22
· Length : 27
· Subnet Mask : 255.255.255.244

  1. Langkah Kesembilan, bagian ini adalah bagian dimana kita memberikan IP yang tidak dapat atau tidak boleh dipakai. Tapi bagian ini dapat dilewatkan saja.
  2. Langkah Kesepuluh, muncul lease duration yaitu lama waktu client memakai IP. Bagian ini dapat dinext kan saja atau memakai defaultnya yaitu 8 hari lalu next
  3. Langkah kesebelas, ini adalah bagian menentukan ya atau tidak , pilih “Yes, I want to configure these option now”  lalu next
  4. Langka Keduabelas, bagian ini adalah pengisian IP router contoh : 192.168.123.97 lalu add, lalu klik next
  5. Langkah ketigabelas, pengisian DNS yang dimana diisi dengan IP computer sendri contoh IP saya : 192.168.123.117 lalu add kemudian next, tampilan selanjutnya adalah konfigurasi Wins bagian ini dilewatkan saja lalu next, tampilan selanjutnya pilih “Yes, I want to activate this scope now”. Lalu Next. Proses berjalan dan finish. Berikut gambar dari langkah ketiga belas

Test DHCP Server pada client :

– Klik menu start
– Pilih Control Panel
– Lalu pilih Network Connection
– Setelah muncul klik kanan pada icon “local area network” pilih “properties”
– Cari Internet Protocol (TCP/IP), klikPr oper ties.
– IP yang mungkin sebelumnya kita isi manual sekarang pilih Obtain an IP Address automatically
– Lalu OK
– Jalankan CMD(command promt) dengan cara plihrun ketikCmd enter atau pilih OK
– Didalam command promt ketikan ipconfig /all lalu enter
– Jika berhasil, maka computer kita telah diberi IP oleh server DHCP
– Klik ok
– Klik ok sekali lagi.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: